Hajriyanto : Muhammadiyah Dapat Go Internasional Karena Tiga Hal

  • 03 Desember 2016
  • 13:20:08 WIB
  • 341 Kali Dilihat
  • Share

MUHAMMADIYAH.ID, JAKARTA– Sudah waktunya Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia terutama ditinjau dari amal usaha, untuk go international. Hal itu dapat dimulai bidang pendidikan dan kemanusiaan yang telah dilakukan oleh Muhammadiyah di dunia internasional.

Sebenarnya hal itu memang telah dimulai, di bidang pendidikan ada Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Kairo yang telah mendirikan Taman Kanak-kanak (TK) di Kairo, Mesir, seperti disampaikan oleh Hajriyanto Y. Tohari, Ketua Pimpinan Pusat (PP)Muhammadiyah dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengembangan Program Internasional  Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah, Kamis (1/12).

“Mendirikan sekolah di luar negeri itu membutuhkan izin, perlu saling pengertian dan  harus melakukan koordinasi dengan pemerintah di Mesir dan kementerian luar negeri Indonesia yang ada disana. Sekolahswasta saja tidak diizinkan berdiri apalagi sekolah asing, tapi Muhammadiyah berhasil mendirikan sekolah di sana,” kata  Hajriyanto.

Selain di bidang pendidikan, Muhammadiyah juga dapat go Internasional melalui kegiatan kemanusiaan sebagaimana yang telah dilakukan oleh Muhammadiyah Disaster Menegement Center (MDMC) yang juga menjadi pelopor berdirinya Humanitarian Forum Indonesia (HFI).

“Sebuah gerakan yang besar ini harus mulai diperkenalkan di dunia internasional dalam bentuk apapun tidak harus terdapat hubungan struktural dengan Muhamamdiyah tapi bisa dengan hubungan jejaring atau dengan hubungan aspiratif saja,” jelas Hajriyanto.

Selain itu, lanjut mantan Ketua MPR RI ini menyampaikan hal lain yang bisa membuat Muhamamdiyah go Internasional adalah paham Muhammadiyah. “Paham keislaman Muhammadiyah itulugas, tidak muter-muter. KH Ahmad Dahlan ketika mendirikan PKO tidak peduli apakah yang ditolong itu dari etnis mana, agamanya apa, tapi menolong atas dasar sisi kemanusiaan  itu,” tutup Hajri. (mona)

 

Reporter : Raipan

Sumber : Muhammadiyah.or.id