Klinik Apung LAZISMU Bertambah Lagi, Total 6 Kapal

  • 01 Maret 2017
  • 11:12:08 WIB
  • 379 Kali Dilihat
  • Share

“Kebaikan itu viral dan menumbuhkan seribu kebaikan lainnya Sore ini, seketika membuka kembali hape, saya mendapat kabar dari Saudara Edi Suryanto, Direktur Korporat dan Joko Intarto Direktur Bisnis dan Investasi LazisMu bahwa Klinik Apung Said Tuhuleley bertambah 5 buah kapal. Satu lembaga filantropi internasional menyumbang 3 buah kapal yacht dan sebuah perusahaan swasta nasional di bidang perkapalan menyumbang 2 buah kapal ukuran besar. Praktis, sehari setelah diluncurkan, LazisMu mengelola 6 buah klinik yang akan ditempatkan di pulau-pulau terpencil Indonesia. Semoga kebaikan untuk kemanusiaan itu terus menular,” ujar Andar Nubowo, Direktur Eksekutif LazisMu, Sabtu (25/2/2017).

Menurut Joko Intarto, sambutan masyarakat terhadap Klinik Apung Said Tuhuleley sangat luar biasa. Sabtu ini, klinik apung berlayar ke Saparua, mengunjungi kepulauan tempat kelahiran Said Tuhuleley, tokoh pemberdayaan masyarakat Muhammadiyah, untuk memberikan pelayanan kesehatan perdana.

“Meski disambut hujan lebat dan angin kencang, namun kapal klinik ini berhasil merapat di pelabuhan dengan bantuan warga setempat yang bergotong-royong menambatkan kapal tersebut,” ujar Joko Intarto.

Sementara seluruh tim medis dari RSI Pondok Kopi mengadakan bakti sosial di klinik apung, Lazismu menerima kabar menggembirakan berupa sumbangan 2 klinik apung baru dari dana CSR PT Samudera Indonesia. Dengan tambahan dua kapal ini, Lazismu akan mengoperasikan 6 klinik apung di bawah Klinik Apung Said Tuhuley Management.

Masuknya sumbangan kapal tersebut, menurut Joko Intarto, tidak mengurangi komitmen PT Samudera Indonesia untuk mengelola teknik operasi dan navigasi seluruh armada klinik apung. Bahkan PT Samudera Indonesia akan menyiapkan kantor operasional untuk pusat kendali keenam klinik apung tersebut.

“Subhanallah. Belum diresmikan sudah beranak tiga. Baru diresmikan sehari bertambah dua lagi. Bila setiap kapal dibangun dengan biaya Rp 2.5 miliar, maka keenam klinik apung yang dimiliki Lazismu bernilai Rp 18 miliar,” ujar Joko Intarto.

sumber : menara62